Rahmat Syaparudin Antar AKJ Kembalikan Formulir, Cabor Taekwondo Mutlak Berikan Dukungan Bursa Ketum KONI Dumai

DUMAI (Thekingbingal) – Dukungan terhadap Abdul Kadir Jailani (AKJ) untuk maju sebagai calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai periode 2026–2030 kembali terlihat. Dukungan tersebut tampak dari kehadiran langsung Ketua Pengurus Kota (Pengkot) Taekwondo Indonesia Kota Dumai, Rahmat Syaparudin, yang turut mengantarkan Abdul Kadir Jailani dalam proses pengembalian formulir beserta berkas persyaratan pencalonan Ketua KONI Kota Dumai. Rabu, (19/8/2026).
Kehadiran Rahmat dalam proses tersebut dinilai menjadi sinyal penting di tengah semakin menghangatnya bursa calon Ketua KONI Dumai.
Rahmat Syaparudin tidak hanya hadir sebagai bagian dari proses administratif, tetapi juga memperlihatkan dukungan moral terhadap langkah Abdul Kadir Jailani untuk ikut bertarung dalam kontestasi kepemimpinan olahraga Kota Dumai.

“Bagi saya, dukungan kepada Abdul Kadir Jailani bukan sekadar soal siapa yang maju dan siapa yang dipilih. Ini tentang bagaimana KONI ke depan bisa benar-benar menjadi rumah besar bagi seluruh cabang olahraga dan mampu memperjuangkan kepentingan atlet serta pembinaan olahraga di Dumai,” ujar Rahmat Syaparudin.
Pria yang kerap disapa Bung Ales ini menuturkan bahwa sosok yang memimpin KONI harus memiliki keberanian, kemampuan membangun komunikasi dengan berbagai pihak, serta komitmen untuk memperkuat pembinaan prestasi olahraga.
“Menjadi Ketua KONI bukan hanya soal jabatan, tetapi soal tanggung jawab. Yang kita butuhkan adalah pemimpin yang mau bekerja, mau mendengar suara Cabor, dan punya keberanian memperjuangkan prestasi atlet. Saya melihat potensi itu ada pada Abdul Kadir Jailani,” ujar Bung Ales.

Bung Ales menegaskan, dukungan tersebut diberikan dengan harapan kepemimpinan KONI Dumai ke depan mampu menghadirkan perubahan yang jauh lebih baik bagi dunia olahraga di Kota Dumai.
“Kami ingin KONI ke depan tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga kuat dalam pembinaan. Atlet harus menjadi prioritas, Cabor harus diperhatikan, dan prestasi harus menjadi ukuran utama,” pungkas Bung Ales.
Sementara itu, proses pengembalian formulir Abdul Kadir Jailani menjadi salah satu tahapan penting menuju kontestasi Musorkotlub KONI Kota Dumai pada 27 Agustus 2026 nantinya.
Dengan semakin banyaknya dukungan yang terlihat dan diberikan dari lingkungan cabang olahraga, persaingan menuju kursi Ketua Umum KONI Dumai periode 2026–2030 diperkirakan akan semakin menarik untuk diikuti. Dari info yang didapat AKJ sudah mendapatkan dukungan dari 37 Cabor yang ada di Kota Dumai.
Bursa Ketum KONI Dumai kini bukan lagi sekadar soal siapa yang mendaftar, tetapi mulai mengerucut pada siapa yang mampu mendapatkan kepercayaan dari keluarga besar olahraga Kota Dumai.***
Editor : Iwan Ziro



