Ketua RT 07 Kecewa Respons Dingin Manajemen PT SDS Terkait Banjir Yang Melanda Pemukiman Warga

DUMAI (Thekingbingal) – Hujan deras yang mengguyur sejak malam tadi menyebabkan banjir di RT 07, Lubuk Gaung. Ketinggian air diperkirakan mencapai betis orang dewasa, merendam kawasan hulu hingga hilirr pemukiman warga. Rabu, (13/05/2026).
Banjir terjadi hampir di seluruh bagian RT 07, baik di kawasan hulu maupun hilir. Warga setempat menyebutkan bahwa kondisi ini sudah berlangsung beberapa jam tanpa tanda-tanda penurunan debit air yang signifikan.
Ketinggian air diperkirakan mencapai betis orang dewasa. Meskipun terlihat tidak terlalu dalam, genangan ini cukup menyulitkan warga yang hendak beraktivitas keluar rumah, terutama lansia dan anak-anak.
Salah seorang warga yang rumahnya bersebelahan langsung dengan parit utama mengungkapkan rasa herannya. Menurutnya, meskipun rumahnya dekat dengan saluran air, banjir tetap menggenangi pekarangan dan ruang tamu.
Yang lebih mengherankan lagi, menurut warga tersebut, ada dua kolam pembuangan air yang seharusnya berfungsi sebagai penampung dan pengalir. Namun, nyatanya kedua kolam itu tidak mampu mencegah banjir saat hujan deras.
Warga yang rumahnya berada di daerah yang sebelumnya tergolong aman atau “daratan” ikut merasakan dampak banjir. Bahkan, beberapa di antaranya dilaporkan tenggelam hingga air masuk ke dalam rumah.
Hasil Konfirmasi dan Laporan Ketua RT 07
Ketua RT 07 telah melakukan konfirmasi melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp kepada manajemen PT Sari Dumai Sejati (SDS). Namun, hasil komunikasi tersebut jauh dari harapan warga.
“Respons manajemen perusahaan terkesan dingin. Mereka seolah menganggap banjir ini adalah hal yang biasa, tidak ada nada kaget atau prihatin,” ujar Ketua RT 07 dengan nada kesal saat ditemui di lokasi banjir.
Ketua RT mengungkapkan kekecewaannya secara blak-blakan. Ia merasa pihak perusahaan tidak menunjukkan itikad baik untuk segera menangani akar masalah, yaitu diduga tersumbatnya saluran pembuangan oleh slide gate milik PT SDS.
“Padahal sudah saya jelaskan dengan detail kondisi di lapangan. Tapi respon mereka dingin sekali. Saya sampai bilang, apa harus turun aksi dari masyarakat dulu baru mereka gerak? Itu yang membuat saya kesal,” tegasnya dengan nada tinggi.
Hingga berita ini diturunkan, manajemen PT Sari Dumai Sejati belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan warga dan pernyataan Ketua RT 07. Pihak perusahaan juga belum menjelaskan lebih lanjut mengenai fungsi dan status slide gate yang disebut-sebut menghambat aliran air.
Warga RT 07 berharap ada tindakan nyata dari perusahaan dan pemerintah setempat sebelum banjir berikutnya datang dan menimbulkan kerusakan lebih parah. “Kami hanya minta saluran dibuka dan diperbaiki. Jangan sampai kesabaran kami habis,” tutup Ketua RT.***(Rls)
Editor : Iwan Ziro



