Ketenagakerjaan

Wan Riko: “PT KPI RU II Dumai Sibuk Poles Citra, Nyawa Pekerja Jangan Ditukar Dengan Gimmick Publikasi”

Wan Riko

DUMAI (Thekingbingal) – Aroma kekecewaan publik kian menyeruak usai insiden kecelakaan kerja maut yang merenggut nyawa seorang pekerja LS di dalam kawasan PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) RU II Dumai. Alih-alih fokus mengurai tragedi dan memberi jawaban pasti atas hilangnya satu nyawa, perusahaan pelat merah itu justru dinilai sibuk menggelontorkan pemberitaan positif dan program pencitraan untuk menutupi luka mendalam yang terjadi. Kamis, (28/08/2025).

Sorotan keras itu datang dari Mariko, warga Dumai yang akrab disapa Wan Riko. Ia menuding manuver PT KPI RU II hanya sebatas “polesan citra” yang mengabaikan realitas pahit di lapangan.

“Sibuk betul mereka buat citra baik setelah ada kejadian kecelakaan maut di dalam kilang. Tapi persoalan utamanya, bagaimana dengan nyawa yang sudah melayang itu?. Apakah cukup ditebus dengan berita-berita manis?,” tegas Wan Riko dengan nada getir.

Wan Riko mendesak instansi terkait, khususnya Wasnaker Provinsi Riau agar tidak “tutup mata dan tutup mulut”. Ia menilai terlalu banyak kasus kecelakaan kerja di tubuh perusahaan tersebut yang hilang tanpa jejak sanksi tegas.

Tak berhenti di situ, kritiknya juga menyinggung soal janji kesejahteraan masyarakat yang kerap dipoles perusahaan. Menurutnya, isu program perekrutan tenaga kerja LS maupun karyawan untuk anak tempatan yang hingga kini masih abu-abu dan patut dipertanyakan.

“Program penerimaan tenaga kerja LS dan karyawan untuk anak Dumai itu ada atau tidak?. Atau ini cuma permainan tingkat tinggi biar masyarakat lupa bahwa ada korban meninggal dunia?,” sindirnya.

Wan Riko menutup kritiknya dengan pesan tegas, masyarakat tidak bisa terus-menerus dibuai oleh strategi komunikasi perusahaan yang sekadar merias citra.

“Tragedi kecelakaan kerja maut seharusnya jadi momentum introspeksi dan pembenahan serius, bukan ditutupi dengan publisitas pencitraan,” pungkasnya.***

Editor : Iwan Ziro

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button