Terkait Terbitnya Berita Yang Menyebut Namanya, PJ Kades Pancur Jaya Angkat Bicara
PJ Kades Menyampaikan Bahwa Apa Yang Dituduhkan Dalam Berita Itu Tidak Benar

RUPAT (Thekingbingal) – Terkait adanya pemberitaan yang beredar dengan judul berita “Terkuak kegiatan Pembangunan Bermasa TA.2022 – 2023 Desa Pancur Jaya” (19 dan 20 Maret 2025), yang diterbitkan oleh beberapa media online yang menyebut namanya di pemberitaan, PJ kades Pancur Jaya, dr. Nelya Sasmita berikan pernyataan berita itu naik tanpa klarifikasi darinya.
PJ kades menyampaikan bahwa apa yang dituduhkan dalam berita itu tidak benar dan sudah ada perbaikan dalam setiap tahunnya, hanya kami tidak memuatnya ke dalam media untuk di informasikan.
PJ kades menghimbau kepada masyarakat bijak dalam menerima Informasi dari media maupun di medsos, disampaikan PJ kades Saat Silaturrahmi bersama awak media yang bekerjasama dengan pemerintahan Desa, di Kantor Desa Pancur Jaya.
Imbauan ini disampaikan untuk di ketahui masyarakat bahwa proyek pengerjaan tersebut dilakukan di tahun 2022 – 2023 dan saya belum ikut mengerjakan proyek tersebut, mengenai pengerjaan di Jalan Polindes gorong-gorong masuk ke puskesmas itu sudah 4 kali kami adakan penimbunan, tapi tetap saja setiap tahun nya rusak dan berlubang, karena faktor alam yang terjadi di sekitaran gorong gorong yang kerap terjadi banjir air pasang, sehingga membuat pekerjaan yang sudah di timbun kembali berlubang karena tergerus air pasang. Terangnya.
Keterangan tersebut di benar kan oleh salah satu petugas Puskesmas, Dedes Susila, bahwa di sana sering terjadi air pasang dan banjir sebulan mau 2 kali dan setelah di perbaiki jembatan tersebut kembali rusak karena material nya banyak yang tergerus air saat banjir mulai surut.
Begitu juga mengenai gorong gorong yang di terangkan retak, karena jalan yang di buat tersebut dalam pembangunan awal untuk di lewati motor, dan ternyata karena jalan sudah bagus masyarakat ada yang melewati dengan mobil sehingga menyebabkan gorong tersebut tidak bisa menanggung berat beban yang melewati. Terangnya lagi.
Begitu juga pernyataan salah satu pimpinan Forwa (Forum Wartawan) Rupat, Jonggi Tambatua Siahaan, mengatakan supaya kita bijak dalam menyampaikan informasi, Semakin banyaknya berita yang tidak benar atau hoaks yang dapat menimbulkan keresahan dan kebingungan di masyarakat, “Kita harus menyaring terhadap setiap informasi yang kita terima. Jangan langsung percaya begitu saja dengan semua berita yang ada. Terang nya dalam pernyataan yang disampaikan pada Kamis, 20 maret 2025, saat meninjau langsung ke lokasi yang di beritakan.
Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak ikut serta dalam menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya, karena hal tersebut dapat berakibat buruk bagi diri sendiri maupun orang lain. Tutupnya.***
Editor : Iwan Ziro